PENGKOL.DESA.ID - Pemerintah Desa Pengkol melaksanakan apel pagi rutin pada Senin (10/08/2026). Apel dipimpin oleh Sekretaris Desa Pengkol, Sudarto, dengan pembina apel Kepala Desa Pengkol, Fuad Ari Sulistyo. Kegiatan menjadi sarana koordinasi dan evaluasi berbagai program pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.
Apel pagi juga dihadiri oleh Camat Mantingan, Bapak Budi Wijayanto. Kehadiran Camat menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Pemerintah Kecamatan Mantingan dan Pemerintah Desa Pengkol dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
Dalam arahannya, Kepala Desa menyampaikan hasil pendampingan dalam rangkaian Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dilaksanakan di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 4 Agustus 2026 dan Maluku Utara pada 5 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai pengembangan KDKMP sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Pemerintah Desa Pengkol berharap keberadaan KDKMP nantinya dapat disinergikan dengan potensi lokal, sehingga tidak hanya menjadi lembaga ekonomi desa, tetapi mampu mendukung pengembangan usaha masyarakat, membuka peluang ekonomi, dan memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa.
Dalam bidang inovasi, disampaikan bahwa proses penyelesaian Inovasi Desa telah selesai. Desa Pengkol memiliki inovasi “Ceting Membahana – Cegah Stunting melalui Program Bahagia dan Terencana.”
Inovasi tersebut merupakan upaya Desa Pengkol dalam mendukung pencegahan stunting melalui program yang terencana dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Pemerintah Desa menekankan agar inovasi tidak berhenti pada administrasi dan pelaporan, tetapi terus dikembangkan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, proses pengisian Indeks Desa (ID) juga telah selesai dengan hasil Desa Pengkol berstatus Desa Maju. Capaian tersebut menjadi gambaran perkembangan desa sekaligus bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan tata kelola pemerintahan.
Apel pagi juga membahas perkembangan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Adapun progres masing-masing wilayah yaitu:
Pemerintah Desa mendorong wilayah yang belum mencapai 100 persen untuk terus melakukan koordinasi dengan wajib pajak agar pelunasan PBB dapat segera diselesaikan.
Pembayaran PBB merupakan kewajiban masyarakat sekaligus bentuk partisipasi dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik. Karena itu, kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Menutup arahannya, Kepala Desa mengingatkan seluruh perangkat desa untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Setiap program perlu dikawal agar terlaksana sesuai perencanaan, tepat waktu, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui apel pagi rutin, Pemerintah Desa Pengkol terus berupaya membangun tata kelola pemerintahan yang tertib dan responsif, sekaligus mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.